Muatan Umum Dalam Kurikulum Baru SD, SMP, dan SMA

Muatan Umum Dalam Kurikulum Baru SD, SMP, dan SMA - Pemerintah menerbitkan peraturan baru yang mengatur tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 yang telah ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 7 Mei 2013 lalu ini, juga menyisipkan bab khusus tentang Kurikulum yang diletakkan pada Bab XIA.

Muatan Umum Dalam Kurikulum Baru SD, SMP, dan SMA

Dalam PP 32/2013 ini disebutkan bahwa Kerangka Dasar Kurikulum berisi landasan fisiologis, sosiologis, psikopedagogis, dan yuridis sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. Kerangka Dasar Kurikulum ini digunakan sebagai:
a. Acuan dalam Pengembangan Struktur Kurikulum tingkat nasional;
b. Acuan dalam Pengembangan muatan lokal pada tingkat daerah; dan
c. Pedoman dalam Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

Struktur Kurikulum merupakan pengorganisasian Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, muatan Pembelajaran, mata pelajaran, dan beban belajar pada setiap satuan pendidikan dan program pendidikan, demikian bunyi Pasal 77B ayat (1) PP 32/2013 ini.

Menurut PP ini, Struktur Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) formal berisi program Pengembangan pribadi anak. Struktur Kurikulum PAUD formal berisi program-program Pengembangan nilai agama dan moral, motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni.

Ketentuan lebih lanjut mengenai Struktur Kurikulum PAUD formal sebagaimana dimaksud diatur dalam Peraturan Menteri, demikian disebutkan dalam PP tersebut.

Sedangkan Struktur Kurikulum untuk satuan pendidikan dasar berisi muatan umum. Struktur Kurikulum pendidikan dasar berisi muatan Pembelajaran atau mata pelajaran yang dirancang untuk mengembangkan Kompetensi spiritual keagamaan, sikap personal dan sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Struktur Kurikulum pendidikan dasar terdiri atas Struktur Kurikulum:
a. SD/MI, SDLB atau bentuk lain yang sederajat; dan
b. SMP/MTs, SMPLB atau bentuk lain yang sederajat.

Struktur Kurikulum SD/MI, SDLB atau bentuk lain yang sederajat terdiri atas muatan:
a. pendidikan agama;
b. pendidikan kewarganegaraan;
c. bahasa;
d. matematika;
e. ilmu pengetahuan alam;
f. ilmu pengetahuan sosial;
g. seni dan budaya;
h. pendidikan jasmani dan olahraga;
i. keterampilan/kejuruan; dan
j. muatan lokal.

Muatan sebagaimana dimaksud dapat diorganisasikan dalam satu atau lebih mata pelajaran sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan dan program pendidikan, bunyi Pasal 77I Ayat (2) PP 32/2013.

Ketentuan lebih lanjut mengenai struktur kurikulum SD/MI, SDLB atau bentuk lain yang sederajat sebagaimana dimaksud diatur dalam Peraturan Menteri, demikian disebutkan dalam PP ini.

Adapun Struktur Kurikulum SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat terdiri atas muatan:
a. pendidikan agama;
b. pendidikan kewarganegaraan;
c. bahasa;
d. matematika;
e. ilmu pengetahuan alam;
f. ilmu pengetahuan sosial;
g. seni dan budaya;
h. pendidikan jasmani dan olahraga;
i. keterampilan/kejuruan; dan
j. muatan lokal.

Muatan sebagaimana dimaksud dapat diorganisasikan dalam satu atau lebih mata pelajaran sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan dan program pendidikan, bunyi Pasal 77J Ayat (2) PP 32/2013.

Ketentuan lebih lanjut mengenai Struktur Kurikulum SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain sebagaimana dimaksud diatur dalam Peraturan Menteri.

Dan menurut PP 32/2013 ini, untuk Kurikulum pendidikan menengah terdiri atas:
a. Muatan umum untuk SMA/MA, SMALB dan SMK/MK;
b. Muatan peminatan akademik SMA/MA dan SMK/MK;
c. Muatan pilihan lintas minat atau pendalaman minat untuk SMA/MA, SMALB;
d. Muatan peminatan kejuruan untuk SMA/MAK; dan
e. Muatan pilihan lintas minat atau pendalaman minat untuk SMK/MAK.

Muatan umum untuk SMA/MA, SMALB dan SMK/MK terdiri atas:
a. Pendidikan agama;
b. Pendidikan kewarganegaraan;
c. Bahasa;
d. Matematika;
e. Ilmu Pengetahuan Alam;
f. Ilmu Pengetahuan Sosial;
g. Seni dan budaya;
h. Pendidikan jasmani dan olahraga;
i. Ketrampilan/kejuruan; dan
j. Muatan lokal.

Muatan sebagaimana dimaksud dapat diorganisasikan dalam satu atau lebih mata pelajaran sesuai dengan kebutuan satuan pendidikan dan program pendidikan, demikian bunyi Pasal 77K Ayat (3) PP No. 32/2013 ini.

Untuk muatan peminatan akademik SMA/MA atau bentuk lain yang sederajat terdiri atas:
a. Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam;
b. Ilmu Pengetahuan Sosial;
c. Bahasa dan budaya; atau
d. Peminatan lainnya.

Sementara muatan peminatan kejuruan SMK/MK atau bentuk lain yang sederajat terdiri atas:
a. Teknologi dan rekayasa;
b. Kesehatan;
c. Seni, kerajinan, dan pariwisata;
d. Teknologi informasi dan komunikasi;
e. Agribisnis dan agroteknologi;
f. Bisnis dan manajemen;
g. Perikanan dan kelautan; dan
h. Peminatan lain yang diperlukan masyarakat.

Ketentuan lebih lanjut mengenai muatan peminatan akademik dan muatan pilihan lintas minat atau pendalaman minat SMA/MA, SMALB serta muatan peminatan kejuruan dan pilihan lintas minat atau pendalaman minat untuk SMK/MAK diatur dalam Peraturan Menteri, demikian bunyi Pasal 77K Ayat (6) PP No. 32/2013 ini.

Peraturan Pemerintah (PP) ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yakni pada 7 Mei 2013.

Bagi yang membutuhkan dan ingin mengunduh/download PP Nomor 32 Tahun 2013, silahkan klik di sini. semoga bermanfaat.

0 Comment :

Poskan Komentar

Terima kasih atas saran dan komentar membangun yang disampaikan. Komentar yang mengandung SARA, SPAM, Link Aktif dan Promosi, dengan segala maaf akan dihapus!